Mohon Maaf apabila apa yang saya tampilkan dalam keadaan apa adanya saya usahakan tampil sederhana demi perubahan yang sederhana. Maka saya memulainya dengan cara sederhana

Senandung Cinta Di Pulau Timor

siapakah gerangan yang merajut senja diujung cinta untuk rembulan masa lalu yang melintasi musim yang terus gerganti melewati garis-garis tangan dipangkuan pertiwi sebelum kita sampai juga pada kesejukan yang selalu memberi kami kehausan dari gelas para pecinta.

Akhir Sebuah Perjalanan

Beningnya air matamu itu kini menjadi telaga kesedihan dalam hatiku yang terluka

Untuk Sebuah Nama

Seperti rintik hujan yang masih membekas diremangnya air danau batur,seperti itu pula sakitku yang masih terasa.

Kita Pernah Begitu Dekat

Perasaan cinta yang kita renda saban hari,Akhirnya gugur perlahan namun pasti sarupa daun kering yang berserakan disepanjang jalan adisucipto.

Beta Anak Kupang

Nikmatilah pemandangan indah pada malam hari di sepanjang trotoar jalan El Tari Kupang sambil makan jagung bakar diiringi lagu Bae Sonde Bae Tanah Timor Lebe Bae.

Tentang Kau dan Aku

Setetes air mata ini tak mau aku jadikan alasan agar engkau tetap ada di sampingku.

Catatan Pak Tani

Sekiranya kita takan menjadi buta ketika melihat kesalahan orang lain namun berada dalam terang saat melihat kesalahan diri.

Jumat, 27 September 2013

Nyayian Jiwa

Dahulu kau biarkan aku berlabuh di hatimu
Kau biarkan aku bersandar di dermaga cintamu,
Namun dermaga itu telah rapuh
Yang Kau tinggalkan kebahagian semu
Kau patahkan hatiku yang telah rela menyayangimu tanpa batas
Kau memilih ceraikan cintaku dari hatimu,
Aku tetap berharap untuk selalu ada untukmu
Walau sekejap ijinkan aku hadir dalam bayangmu
Menyelimuti dirimu dengan cinta yang masih tersimpan,..

Ketika engkau terjaga nanti, biarlah sekuntum mawar merah menyapamu
Lalu Seekor merpati putih mengangguk memberi syalam padamu
Dan ia akan bercerita padamu tentang aku,..kalau aku masih menantimu dengan cinta dan kasih sayang yang masih sama.