Mohon Maaf apabila apa yang saya tampilkan dalam keadaan apa adanya saya usahakan tampil sederhana demi perubahan yang sederhana. Maka saya memulainya dengan cara sederhana

Kamis, 16 Juni 2016

CATATAN PAK TANI

“Hutanku Menjadi Galau”

Panorama di Bawah Gunung Mutis _TTS

Kalau militer bisa mengubah dunia dengan senjata dan para ilmuwan dapat mengubah dunia dengan temuan barunya, maka kita cukup dengan pena untuk menulis sebuah karya, karena bukan hal yang tidak mungkin jika kita mencegah bahkan mengobati kerusakan dengan sebuah tulisan. 
Perilaku manusia yang semakin sulit untuk bersahabat dengan bumi dan alam semesta ini juga terlihat ketika manusia sudah tidak bijaksana dan tidak peduli lagi dengan lingkungan sekitar. 
Dari semua fakta-fakta ini dapat perlu adanya Kebijakan pengelolaan sumber daya alam di NTT,   serta   adanya Penerbitan Ijin Usaha Pertambangan di NTT janganlah dijadikan sebagai ajang perjudian, Kebijakan pemulihan ekologi atas kerusakan yang ditimbulkan perlu dijalankan secara maksimal, 


Panorama Wanggameti_ Sumba Timur
Pengelolaan Sumber Daya Alam harus berperspektif Kepulauan karena deretan pulau-pulau kecil yang sangat rentan terhadap resiko benacana, perlu adanya adanya partisipasi rakyat yang signifikan dalam pengelolaan sumber daya alam. Dan perlunya sinergitas antar instansi dalam pengelolaan sumber daya alam. Dengan demikian, kita takan menjadi buta ketika melihat kesalahan orang lain. Tapi berada dalam terang saat melihat kesalahan diri. Karena Ia yang bijak tidak akan menyalahkan orang lainMichael Crichton menyatakan “Sebuah karya akan memicu inspirasi. Teruslah berkarya.  Jika Anda berhasil, teruslah berkarya. Jika Anda gagal, teruslah berkarya. Jika Anda tertarik, teruslah berkarya. Jika Anda bosan, teruslah berkarya.” Tulisan adalah sebuah karya, jadi tulisan juga memicu sebuah inspirasi, bukankah sebuah inspirasi juga mampu merubah dunia. Jadi mari menulis untuk merubah kebiasaan merusak untuk melindungi budaya dan tradisi serta alam kita.Dalam konteks ini saya jadi teringat akan pesan ayahku  agar Jangan meninggalkan apapun kecuali jejak dan Jangan membunuh apapun kecuali waktuSangat masuk akal memang jika kita merenungkan  hakikat dari orang  yang mencintai budaya dan tradisi serta alam dan menjaga kelestariannyaNamun kenyataan berkata lain kalau bumi semakin panas terasa menyengat dan membakar, cuaca sulit diprediksi, bencana tidak kunjung henti melanda.Fakta dan realita saat ini, manusia semakin sulit untuk menghargai adat, budaya dan tradisi yang sedikit banyak memiliki andil dan pengaruh terhadap keberlangsungan hidup. Banyak fakta yang menjadi contoh nyata yang menggambarkan bumi mengalami sakit parah, semakin sekarat akibat tangan-tangan manusia yang kelihatan dan tidak kelihatan.
Fakta dan realita saat ini, manusia semakin sulit untuk menghargai adat, budaya dan tradisi yang sedikit banyak memiliki andil dan pengaruh terhadap keberlangsungan hidup. Banyak fakta yang menjadi contoh nyata yang menggambarkan bumi mengalami sakit parah, semakin sekarat akibat tangan-tangan manusia yang kelihatan dan tidak kelihatan.

0 komentar

Posting Komentar