Mohon Maaf apabila apa yang saya tampilkan dalam keadaan apa adanya saya usahakan tampil sederhana demi perubahan yang sederhana. Maka saya memulainya dengan cara sederhana

Senandung Cinta Di Pulau Timor

siapakah gerangan yang merajut senja diujung cinta untuk rembulan masa lalu yang melintasi musim yang terus gerganti melewati garis-garis tangan dipangkuan pertiwi sebelum kita sampai juga pada kesejukan yang selalu memberi kami kehausan dari gelas para pecinta.

Akhir Sebuah Perjalanan

Beningnya air matamu itu kini menjadi telaga kesedihan dalam hatiku yang terluka

Untuk Sebuah Nama

Seperti rintik hujan yang masih membekas diremangnya air danau batur,seperti itu pula sakitku yang masih terasa.

Kita Pernah Begitu Dekat

Perasaan cinta yang kita renda saban hari,Akhirnya gugur perlahan namun pasti sarupa daun kering yang berserakan disepanjang jalan adisucipto.

Beta Anak Kupang

Nikmatilah pemandangan indah pada malam hari di sepanjang trotoar jalan El Tari Kupang sambil makan jagung bakar diiringi lagu Bae Sonde Bae Tanah Timor Lebe Bae.

Tentang Kau dan Aku

Setetes air mata ini tak mau aku jadikan alasan agar engkau tetap ada di sampingku.

Catatan Pak Tani

Sekiranya kita takan menjadi buta ketika melihat kesalahan orang lain namun berada dalam terang saat melihat kesalahan diri.

Rabu, 09 November 2016

Bumi Makin Sekarat

Jika para pemimpin militer mengubah dunia dengan senjata dan para ilmuwan dengan temuan baru, lalu  apa yang kita perbuat.............? Mungkin  kita  cukup dengan  pena  kita menulis untuk pengubah dunia.
Jadi bukan hal yang tidak mungkin jika kita mencegah bahkan mengobati kerusakan/persoalan dengan sebuah tulisan. Michael Crichton menyatakan “Sebuah karya akan memicu inspirasi. Teruslah berkarya. Jika Anda berhasil, teruslah berkarya. Jika Anda gagal, teruslah berkarya. Jika Anda tertarik, teruslah berkarya. Jika Anda bosan, teruslah berkarya.” Tulisan adalah sebuah karya, jadi tulisan juga memicu sebuah inspirasi, bukankan sebuah inspirasi jugalah yang mampu merubah dunia. Jadi mari menulis untuk merubah kebiasaan dunia untuk melindungi kesatuan bangsa kita.

"Jangan mengambil apapun kecuali gambar, Jangan meninggalkan apapun kecuali jejak, Jangan membunuh apapun kecuali waktu"
             Sangat masuk akal memang jika kita merenungkan tiga kalimat di atas. Hakikat dari seorang pecinta sejati adalah orang yang mencintai orang lain seperti ia mencintai dirinya sendiri , dalam artian menjaga keutuhan bangsa,  dan tidak merusaknya. Akan tetapi fakta bicara lain. Hampir di setiapdaerah  selalu saja nilai-nilai luhur bangsa yang telah ditanam oleh pahlawan-pahlawan kita semakin terkikis. Hal ini menimbulkan berbagai persoalan dan pertikaian.  Lalu di mana bukti rasa cinta kita terhadap jasa para pahlawan kita?
Tentu tidak adil jika kita hanya menghakimi para pembuat masalah maupun kegaduhan sebagai pelaku dari kotornya keadaan, sementara kita sendiri hanya mampu melihat dan tak berbuat apa-apa. Mencintai dan melestarikan nilai dari sebuah perjuangan bangsa oleh para ksatria yang gugur dimedan pertempuran  bukan sekedar menikmati keindahannya sebagai konsumsi pribadi, tapi lebih sebagai kepedulian untuk mempertahankannya sampai kapanpun.
Bumi semakin sekarat. Panasnya bumi terasa menyengat dan membakar, cuaca sulit diprediksi, bencana tidak kunjung henti melanda dan terus berulang dan tidak kunjung berhenti, hutan semakin rusak dan semakin terkikis, manusia, satwa serta tumbuh-tumbuhan kian sulit bertahan secara berlanjut. Semua makhluk hidup di bumi dihadapkan dengan berbagai tantangan dan persoalan terkait keadaan bumi kita saat ini yang sakit akut akibat perbuatan dan perilaku manusia.
Refleksi, perbuatan nyata dan berbagai langkah menjadi pilihan. Fakta dan realita saat ini, manusia semakin tidak bersahabat dengan sesamanya demikian juga manusia berprilaku dengan keadaan. Sadar atau tidak sadar sikap dan perilaku kita terhadap bangsa menunjukkan ketidakserasian lagi, penghargaan bagi para pahlawan mulai memudar. Manusia semakin sulit untuk menghargai adat, budaya dan tradisi yang sedikit banyak memiliki andil. Banyak fakta yang menjadi contoh nyata yang menggambarkan bangsa kita mengalami sakit parah, semakin sekarat akibat perilaku-perilaku manusia yang kelihatan dan tidak kelihatan.
Perilaku manusia yang semakin sulit untuk bersahabat dengan dirinya sendiri bahkan terhadap sesama terlihat jelas ketika manusia sudah tidak bijaksana dan tidak peduli lagi dengan perjuangan para pahlawan kita. Tak heran lagi jika semakin menumpuk/bertambahnya masalah/pertikaan menjadi tanda semakin berkurangnya kesadaran manusia. Sehingga tidak jarang kalau pertikaian selalu saja tidak terlepas dari kehidupan manusia

Jumat, 26 Agustus 2016

Pemilik Air Mata

Seutas kata dalam kisah kehidupan
Menjadi  senandung  penyayat hati  
Hasrat menyingkapkan tabir keraguan 
Akan cinta di ladang hati

Kemarau hati terguyur sudah 
Di hembus angin terseret arus
Kucoba berkaca pada jejak yang ada
Hanya coretan dinding jiwa

Tatkala getar-getar bibir hayat

Tak lagi bisa mengungkap rasa
Sepotong hati Bertanya slalu
Siapakah Pemilik air mata ini?

Masih Tersimpan

Dulu kita pernah bersama
Merajut mimpi-mimpi indah
Banyak kisah kita jalani lewati sang waktu
Yang  s’lalu tersimpan di hati

Dulu kita saling Percaya
Diatas lapangnya hati
Satu ceritra yang pernah ada
Yang masih tersisa dijiwa

Kini semua ceritra indah
Jadi kenangan di hati
Karena engkau telah berlalu
Membawa semua mimpi 
Yang pernah kita satukan
 
Kuberjanji kepadamu untuk setia
S’lalu menyayangimu seumur hidup
Dan aku tegar berdiri karena kau pernah ada
Di hatiku, di hidupku

Kamis, 25 Agustus 2016

Beta Anak Kupang

Kupang merupakan ibukota propinsi Nusa Tenggara Timur, letaknya di pulau Timor, pulau dimana Indonesia berbagi wilayah dengan Timor Leste.  Dari Jakarta, Kupang bisa ditempuh dalam waktu sekitar empat jam naik pesawat.
    Bagi yang berkesempatan untuk berkunjung ke Kupang dan punya banyak waktu untuk menjelajah, maka bisa menyeberang ke pulau-pulau terdekat seperti pulau flores disana ada komodo,.pulau Rote,.. ada alat musik sasandonya yang indah, pulau paling selatan di wilayah Indonesia atau ke pulau Alor dengan kenari dan jagung titinya,
Bila anda berkesempatan datang ke kota KUPANG, jangan lupa berkunjung ke Gereja tua di kota Kupang,
air terjun Oenesu, pantai Toblolong, Indahnya Tilong Dam, senja di pantai Lasiana, ikan bakar di Kampung Solor, Jagung Bose bersama daging SE’I dan jangan lupa  berbelanja oleh-oleh di toko SUDI MAMPIR.
      Tentang makanan, Kupang memiliki satu hidangan khas disebut JAGUNG BOSE. Sekilas penampilannya seperti bubur kacang hijau, tetapi ternyata rasanya gurih dan bukan manis. Jagung Bose terdiri dari jagung putih, kacang hijau dan kacang merah/kacang tanah yang dimasak dengan santan,  makanan khas Kupang lainnya yang hanya bisa ditemukan di sini adalah Se’i–daging sapi/ikan yang digarami dan diasapkan.
        Nikmatilah pemandangan indah pada malam hari di sepanjang trotoar jalan El Tari banyak berderet para pedagang kaki lima yang berjualan jagung bakar dan bubur kacang hijau, sambil mendengarkan lagu Bae Sonde Bae Tanah Timor Lebe Bae.

Bagi basodara anak kupang yg ada di luar daerah,…pasti begitu rindu ingin cepat pulang karena KUPANG sonde ke Dolo lai….heeee

Kamis, 16 Juni 2016

CATATAN PAK TANI

“Hutanku Menjadi Galau”

Panorama di Bawah Gunung Mutis _TTS

Kalau militer bisa mengubah dunia dengan senjata dan para ilmuwan dapat mengubah dunia dengan temuan barunya, maka kita cukup dengan pena untuk menulis sebuah karya, karena bukan hal yang tidak mungkin jika kita mencegah bahkan mengobati kerusakan dengan sebuah tulisan. 
Perilaku manusia yang semakin sulit untuk bersahabat dengan bumi dan alam semesta ini juga terlihat ketika manusia sudah tidak bijaksana dan tidak peduli lagi dengan lingkungan sekitar. 
Dari semua fakta-fakta ini dapat perlu adanya Kebijakan pengelolaan sumber daya alam di NTT,   serta   adanya Penerbitan Ijin Usaha Pertambangan di NTT janganlah dijadikan sebagai ajang perjudian, Kebijakan pemulihan ekologi atas kerusakan yang ditimbulkan perlu dijalankan secara maksimal, 


Panorama Wanggameti_ Sumba Timur
Pengelolaan Sumber Daya Alam harus berperspektif Kepulauan karena deretan pulau-pulau kecil yang sangat rentan terhadap resiko benacana, perlu adanya adanya partisipasi rakyat yang signifikan dalam pengelolaan sumber daya alam. Dan perlunya sinergitas antar instansi dalam pengelolaan sumber daya alam. Dengan demikian, kita takan menjadi buta ketika melihat kesalahan orang lain. Tapi berada dalam terang saat melihat kesalahan diri. Karena Ia yang bijak tidak akan menyalahkan orang lainMichael Crichton menyatakan “Sebuah karya akan memicu inspirasi. Teruslah berkarya.  Jika Anda berhasil, teruslah berkarya. Jika Anda gagal, teruslah berkarya. Jika Anda tertarik, teruslah berkarya. Jika Anda bosan, teruslah berkarya.” Tulisan adalah sebuah karya, jadi tulisan juga memicu sebuah inspirasi, bukankah sebuah inspirasi juga mampu merubah dunia. Jadi mari menulis untuk merubah kebiasaan merusak untuk melindungi budaya dan tradisi serta alam kita.Dalam konteks ini saya jadi teringat akan pesan ayahku  agar Jangan meninggalkan apapun kecuali jejak dan Jangan membunuh apapun kecuali waktuSangat masuk akal memang jika kita merenungkan  hakikat dari orang  yang mencintai budaya dan tradisi serta alam dan menjaga kelestariannyaNamun kenyataan berkata lain kalau bumi semakin panas terasa menyengat dan membakar, cuaca sulit diprediksi, bencana tidak kunjung henti melanda.Fakta dan realita saat ini, manusia semakin sulit untuk menghargai adat, budaya dan tradisi yang sedikit banyak memiliki andil dan pengaruh terhadap keberlangsungan hidup. Banyak fakta yang menjadi contoh nyata yang menggambarkan bumi mengalami sakit parah, semakin sekarat akibat tangan-tangan manusia yang kelihatan dan tidak kelihatan.
Fakta dan realita saat ini, manusia semakin sulit untuk menghargai adat, budaya dan tradisi yang sedikit banyak memiliki andil dan pengaruh terhadap keberlangsungan hidup. Banyak fakta yang menjadi contoh nyata yang menggambarkan bumi mengalami sakit parah, semakin sekarat akibat tangan-tangan manusia yang kelihatan dan tidak kelihatan.